BAGAIMANA MEMILIKI HATI YANG TAKUT AKAN TUHAN: MEMBACA FIRMAN TUHAN DENGAN HATI YANG MAU DIAJAR

Mazmur Psalm 1
Mazmur Psalm 119:11

“Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu”

Tuhan memerintahkan para pemimpin umat-Nya untuk menulis dan membaca Firman-Nya sehingga mereka bisa belajar untuk takut akan Dia dan berpegang kepada semua perintah-Nya, “haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi. Itulah yang harus ada di sampingnya dan haruslah ia membacanya seumur hidupnya untuk belajar takut akan TUHAN, Allahnya, dengan berpegang pada segala isi hukum dan ketetapan ini untuk dilakukannya” (Ul. 17:18-19).

Membaca sejarah bangsa Israel, kita akan melihat bahwa raja-raja yang menghormati, membaca, dan menghargai Firman Tuhan, adalah raja-raja yang baik yang takut akan Tuhan, misalnya Daud, Hizkia, Yosia, dan lain-lain. Tetapi raja-raja yang mengabaikan Firman Tuhan adalah raja-raja yang berkompromi, yang mundur rohani, ataupun sangat jahat. Kita juga telah menyaksikan dalam sejarah gereja ketika Firman Tuhan tidak dihormati, dibaca, diajarkan, dikhotbahkan di rumah, di gereja, atau di seminari, kehidupan rohani umat condong untuk berkompromi dengan modernisme, liberal, oikumene, dan murtad. Semua kebangunan rohani yang sungguh-sungguh dimulai dengan membaca Firman Tuhan. Inilah sebabnya Tuhan memerintahkan kita untuk berpegang pada Firman-Nya dalam hati kita, dan dengan rajin mengajarkan Firman-Nya kepada anak-anak kita (Ul. 6: 6,7).

Orang-orang yang dengan sombong meragukan, mempertanyakan, mengkritik, mengubah, salah menafsirkan, salah menerjemahkan, atau membelokkan Firman Tuhan, hatinya tidak takut akan Tuhan. Agar memiliki hati yang takut akan Tuhan, kita harus memiliki hati yang menghormati Firman Tuhan. Kita harus membaca Firman Tuhan dengan rasa hormat dan hati yang mau diajar. Ketika kita mendengar atau membaca Firman Tuhan, baiklah kita gentar kepada Firman Tuhan (Yes. 66:2), sebab Tuhan sedang berbicara kepada kita. Hanya dengan membaca Firman Tuhan, kita bisa belajar untuk takut akan TUHAN, dan bisa bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan dan takut akan Tuhan hari lepas hari.

RENUNGKAN: Saya harus membaca Firman Tuhan untuk belajar takut akan Tuhan.

DOAKAN: Oh, TUHAN, tolong saya membaca Firman-Mu dengan hormat setiap hari.