AKU TELAH MEMANGGIL ENGKAU DENGAN NAMAMU

YESAYA ISAIAH 43:1-21
1 SAMUEL 3:1-18

“…Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar…”

Hati kita akan tersentuh jika ada orang yang berkedudukan tinggi dan berkuasa ingat sama kita dan memanggil nama kita. Terlebih lagi ketika Anda berada dalam keramaian, dia berhenti di depan Anda dan menyapa nama Anda dengan tepat. Segera, harga diri Anda akan terangkat dan Anda akan merasa diri Anda sangat penting. Apakah kita merasa senang bahwa Tuhan mengenal kita dan memanggil nama kita? Walaupun sepertinya zaman sekarang Tuhan tidak memanggil kita dari sorga dengan suara yang dapat didengar sebagaimana yang dilakukannya terhadap Samuel, Tuhan masih terus-menerus memanggil kita dengan suara yang kecil lewat Roh Kudus-Nya dalam hati kita. Puji Tuhan bahwa kita cukup penting bagi-Nya sehingga Dia mau memanggil kita secara pribadi. Tuhan tertarik kepada kita dan menginginkan agar kita juga tertarik kepada-Nya.

Ada dua jenis panggilan, panggilan umum dan panggilan khusus. Panggilan jenis kedualah yang dimaksudkan oleh Yesaya 43:1. Itu adalah panggilan khusus yang dilakukan oleh Roh Kudus ketika Dia membukakan ketulian rohani umat-Nya supaya mereka bisa mendengar panggilan Tuhan kepada mereka dengan jelas. Tidak setiap orang menerima panggilan khusus ini. Banyak orang yang mungkin telah mendengar Injil sejati Yesus Kristus berkali-kali, namun mereka tetap tidak percaya. Ini karena mereka tidak memiliki panggilan khusus. Ada juga orang yang baru mendengar tentang Kristus pertama kalinya dan langsung percaya. Ini karena Roh Kudus mengangkat kebutaan dan ketulian rohani mereka sehingga mereka bisa menerima keselamatan. Tuhan yang memutuskan siapa yang akan dipanggil-Nya. Keputusan ini bahkan telah dibuat sebelum dunia dijadikan.

Merupakan hak istimewa dan kehormatan kita bahwa Pencipta kita sungguh tertarik kepada kita secara pribadi. Tuhan lebih mengenal kita daripada kita sendiri. Dialah yang terus mengawasi dan memimpin kita dalam setiap langkah kita. Ketika kita tersesat, Dia menjamin akan membawa kita kembali ke jalan-Nya yang benar. Segala syukur dan puji bagi Tuhan. Amin.

RENUNGKAN: Apakah Tuhan bisa memberikan panggilan khusus tanpa panggilan umum?

DOAKAN: Bapa Sorgawi, saya berterima kasih kepada-Mu karena telah memanggil saya secara pribadi.