BERSATU DI DALAM KRISTUS

1 KORINTUS 1:8 13
FILIPI 2:1 8

1 Corinthians 1:8-13 Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. 9 Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia. 10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. 12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus. 13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?

“Oh, betapa aku mencintai Taurat-Mu!“

Di dalam ayat ayat sebelumnya, Paulus berulang kali menyinggung nama Penebus. Semua berkat rohani kita miliki karena iman kepada karya Kristus yang telah genap. Oleh anugerah-Nya, kita diberikan karunia untuk melayani-Nya setiap hari. Dan dengan kuasa-Nya, kita dilindungi hingga hari ketika kita bertemu Tuhan muka dengan muka (Rm. 8:35 39).

Alkitab memberikan kita jaminan bahwa pada penghakiman terakhir, kita akan didapati tidak bersalah di hadapan Allah. Kita bisa yakin akan hal ini karena iman kita kepada Kristus, bukan karena perbuatan baik kita sendiri. Allah telah memanggil dan menyelamatkan kita, dan Dia akan terus bekerja di dalam kehidupan kita sampai kita bertemu dengan-Nya. Setiap orang percaya harus hidup dengan keyakinan ini (ay. 8 9; Flp. 1:6).

Betapa sedih jika sekelompok orang yang begitu diberkati Allah tidak memperlihatkan kasih dan kekudusan Tuhan di dalam segala hal yang mereka lakukan. Orang-orang yang dipanggil Allah untuk mengikuti-Nya, seharusnya sehati sepikir (Flp. 2:2). Namun terjadi dengan mudahnya di dalam gereja. Gereja di Korintus yang masih muda juga tak terkecuali (ay. 10).

Kelihatannya berbagai kelompok di dalam gereja telah memilih gurunya masing-masing dan membentuk klik klik di sekitar mereka. Tidak diragukan, masing-masing kelompok menyombongkan kemampuan guru favorit mereka. Sebagian orang begitu bangga akan hamba Tuhan yang telah membaptiskan mereka. Mereka membuat orang lain percaya bahwa guru mereka adalah satu satunya orang yang melakukan hal hal yang benar (ay. 11-12).

Akibat semua ini terjadilah perpecahan di dalam gereja. Rasul Paulus mengingatkan orang orang percaya bahwa Kristuslah yang mati bagi mereka, karena itu mereka adalah tubuh Kristus, dan tubuh itu satu adanya. Kesatuan orang orang yang sungguh-sungguh merupakan tubuh Kristus diperlihatkan dengan ketaatan mereka kepada Alkitab (ay. 13).

Marilah kita berhati hati untuk tidak memuliakan manusia, melainkan memberikan pujian hanya kepada Allah.

JAWABLAH: Mengapa kita bisa yakin akan keselamatan kita?

RENUNGKAN: Hanya Allah yang layak dipuji!