KELAKUAN YANG BENAR

1 KORINTUS 11:11-16
MAZMUR 63:1 7

1 Corinthians 11:11-16 11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan. 12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah. 13 Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung? 14 Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang, 15 tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung. 16 Tetapi jika ada orang yang mau membantah, kami maupun Jemaat-jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian.

“Perhatikanlah aku dan jawablah aku”

Kemarin kita mempelajari tentang sikap wanita di dalam gereja. Alkitab mengajarkan bahwa laki laki dan perempuan mempunyai nilai dan martabat yang sama. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman tentang hal ini, Alkitab sekali lagi menegaskan bahwa wanita harus tunduk, bukan karena martabatnya yang lebih rendah, melainkan karena demikianlah ketetapan Tuhan. Menaati kehendak Allah akan memberikan damai di hati dan ketenangan dalam rumah. Namun dalam Kristus, laki-laki tidaklah terlepas dari perempuan, demikian juga sebaliknya. Kehendak Tuhan ialah supaya mereka masing-masing menjalankan peranannya yang tepat di dalam gereja untuk kemuliaan-Nya (ay. 11-12).

Sekali lagi Rasul Paulus mencoba menyelesaikan masalah di gereja Korintus. Ada sebagian perempuan Kristen yang berkelakuan tidak pantas. Perempuan Kristen seharusnya tidak meremehkan nilai moral. Sikap yang saleh dan pakaian yang sederhana merupakan tanda perempuan yang mengabdi kepada Allah. Secara alamiah sudah seharusnya rambut perempuan lebih panjang dari laki laki. Dan cukup menarik untuk diperhatikan bahwa pada periode sejarah manusia ketika kehidupan moral agak longgar ternyata keinginan para perempuan untuk memiliki rambut yang pendek cukup umum. Ide uniseks ini bukan saja tidak alkitabiah, tetapi juga merupakan tanda kehidupan moral yang longgar pada masa sekarang. Paulus meminta supaya kita berpikir wajar tentang panjang rambut yang sepantasnya. Rambut yang pendek pada perempuan selalu menjadi karakteristik perempuan perempuan yang memberontak. Sedangkan rambut panjang pada laki-laki menandakan laki-laki yang keperempuan-perempuanan (ay.13 15).

Kelihatannya ada sebagian orang di dalam gereja yang merasa hebat karena menantang kebiasaan yang sudah ada. Orang yang suka menimbulkan pertentangan dengan menantang kebiasaan baik yang sudah diterima merupakan bahaya yang besar bagi gereja. Rasul Paulus akan membungkam mereka. Gereja tidak pernah membela sesuatu yang bertentangan dengan norma umum sehubungan dengan panjangnya rambut (ay. 16). Ciptaan dunia modern tidaklah boleh dibiarkan merusak kedamaian dalam persekutuan. Kiranya kehidupan kita senantiasa mengikuti apa yang benar.

JAWABLAH: Siapakah yang lebih penting di mata Tuhan, laki laki atau perempuan?

RENUNGKAN: “Isteri yang takut akanTuhan dipuji puji” (Amsal 31:30).