DENGAN IMAN, NABI ELISA MEMBELAH SUNGAI YORDAN

JUMAT, 5 OKTOBER 2012

2 Kings 2:12-18

Setelah Nabi Elia diangkat ke surga, Nabi Elisa berdiri sendirian dan merenung akan kepergian gurunya itu. Dia mengoyakkan pakaiannya sendiri menjadi dua sebagai tanda kesedihannya. Itu adalah kebiasaan pada zaman tersebut. Kemudian Nabi Elisa mengambil jubah Nabi Elia dan kembali ke tepi Sungai Yordan. Nabi Elisa memukul air dengan jubah Nabi Elia dan air itu pun segera terbelah!

Betapa senangnya Nabi Elisa! Sekarang dia dapat melakukan apa yang gurunya pernah lakukan. Dia percaya Tuhan telah memberikannya ‘roh’ Nabi Elia, yaitu roh iman. Seperti Nabi Elia gurunya, Nabi Elisa pun akan mempunyai iman perkasa. Karena iman dia dapat melakukan mujizat yang sama seperti Nabi Elia, dan itu bukan karena kekuatannya sendiri. Dalam Matius 17:20, Tuhan Yesus mengajarkan kita bahwa apabila kita mempunyai iman sekecil biji sesawi saja, maka kita akan dapat memindahkan gunung dan tidak ada yang mustahil.

Coba perhatikan, apakah Tuhan Yesus berkata asalkan kita beriman, maka kita dapat mempunyai kekuatan melakukan hal-hal seperti dalam film Harry Potter? Tentu saja tidak.

Adik-adik, ingatlah bahkan para nabi sekalipun tidak mempunyai kekuatan dari mereka sendiri. Apakah itu kekuatan untuk menjatuhkan api dari langit atau memisahkan air sungai, semua itu adalah kuasa dan kekuatan Tuhan saja. Nabi Elia berdoa dengan sungguh-sungguh dan Tuhan menjawab semua doanya. Ingatlah, kuasa yang sejati hanya berasal dari satu-satunya Tuhan yang hidup.

Ada dua orang dalam Perjanjian Lama yang Tuhan berikan kuasa untuk memisahkan air. Tulislah nama-nama mereka:

  1.  __ __ __ __ memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan membelah air Laut Merah supaya bangsa Israel dapat menyeberang.
  2. __ __ __ __ __ memimpin bangsa Israel menyeberangi Sungai Yordan yang terbelah, sehingga bangsa Israel dapat menyeberang ke tanah Kanaan.

RENUNGKAN: Tuhan mahakuasa, bagi Tuhan segala sesuatu mungkin!

DOAKAN: Bapa di surga, tolong saya untuk percaya bahwa Engkau adalah Tuhan yang mahakuasa. Ingatkan saya, bahwa Tuhan dapat melakukan segala sesuatu, jika itu dalam kehendak-Mu. Dan tanpa Tuhan Yesus, dengan kekuatan saya sendiri, saya tidak dapat melakukan apa-apa. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.