TAKUT AKAN TUHAN!

Psalm  111:10

 

“Lukas, apakah kamu takut akan Tuhan?” tanya Tania kepada kakaknya ketika mereka sedang mengulang ayat hafalan mereka.

 

“Hm, tidak, kenapa harus takut?” tanya Lukas kembali.

 

“Ayat ini berkata, ’Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN,’” kata Tania. “Apa artinya?”

 

Tiba-tiba, Jason anak tetangga sebelah yang suka membuat masalah, datang. “Hei, Lukas,” panggilnya, “ayo ambil sepedamu dan mari ikut. Ricky menantang saya untuk menghancurkan tanaman-tanaman di dekat sekolah. Tentu saja itu salah, tapi saya suka, dan saya akan buktikan kepada dia kalau saya berani melakukannya!”

 

Mata Lukas terbuka lebar. “Lebih baik jangan kamu lakukan, Jason,” saran Lukas, “kita tahu itu salah, dan kita tahu apa yang akan Papa saya katakan!”

 

“Itu bagi anak perempuan dan anak bayi, tetapi saya tidak takut apa pun.” kata Jason dengan sombong. “Kamu mau ikut?”

 

Lukas menggelengkan kepalanya. “Tidak. Saya rasa itu bukan ide yang bagus!”

 

“Kamu memang penakut!” ejek Jason sambil mengayuh sepedanya dengan kencang.

 

Lukas hanya dapat memandang Jason pergi, kemudian dia berlari mencari mamanya. “Jason tidak takut apa pun dan siapa pun juga. Makanya banya ‘kanak yang memujanya.”

 

Mama menarik nafas panjang. “Rasa takut bisa merupakan hal yang baik, bisa juga buruk,” kata Mama. “Takut akan hal-hal tertentu adalah suatu hal yang bijaksana. Takut akan hal-hal yang benar akan melindungi kita dari masalah.”

 

“Apakah kita seharusnya takut akan Tuhan?” tanya Tania. “Salah satu ayat Alkitab mengatakan tentang takut akan Tuhan.”

 

“Kita takut akan Tuhan dalam arti kita menghormati dan bersandar kepada Tuhan Yesus,” Mama menjelaskan. “Itu adalah hasil dari kita takut akan hukuman dosa.”

 

“Seperti saya menghormati dan taat kepada Papa dan Mama?” tanya Lukas lagi. “Saya tidak takut kepada Mama, tetapi saya takut untuk tidak menaati Mama.” Mama menganggukkan kepala setuju. “Jadi, jika kita memang pandai, kita akan menghargai dan menaati Tuhan, dan tidak akan berpikir kita dapat melakukan segala sesuatu dengan kemampuan kita sendiri.”

 

“Seseorang harus memberitahukan fakta ini kepada Jason,” kata Tania. “Katakan kepada Jason bahwa dia harus pandai dalam hal ini.”

 

RENUNGKAN: Apakah kamu takut akan Tuhan?

 

DOAKAN: Bapa di sorga, terima kasih karena sudah mengingatkan saya hari ini bahwa saya harus takut akan Engkau seperti yang dimaksud dalam Alkitab, yaitu menghormati dan menaati-Mu. Dan mengetahui bahwa Engkau bisa menghukum jika saya berbuat salah. Ingatkan saya, ya Tuhan, bahwa Engkau bukanlah seorang Sinterklas, tetapi seorang Bapa di sorga yang pengasih yang saya harus taati. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa, amin.